Jumat, 08 Juni 2012

PENTINGNYA KETERAMPILAN MENYIMAK DAN BERBICARA UNTUK MAHASISWA PGSD



PENTINGNYA KETERAMPILAN MENYIMAK DAN
BERBICARA UNTUK MAHASISWA PGSD






Disusun oleh:

Yohanes Leo Mury Yudhistira           101134006
Paskasius Wahyutriadi Pamungkas     101134019



PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2011




LATAR BELAKANG
Banyak sekarang kita temui mahasiswa yang kesulitan dalam keterampilan berbahasa yang baik di depan umum. Banyak alasan terlontar diantaranya grogi karena dilihat banyak orang. Keahlian berbahasa ada disetiap diri manusia, sayangnya orang merasa tidak mampu serta tidak pernah ingin mencoba, karena takut salah. Melakukan kesalahan adalah proses dari suatu pembelajaran.
Masih bayak orang mempunyai anggapan kemampuan keterampilan berbahasa yang baik hanya dimiiki oleh Sarjana, Presiden. Kemampuan berbahasa adalah seni, kita yang tidak mempunyai gelar Sarjana ataupun yang tidak belajar secara khusus, juga dapat berbahasa dengan baik..
Komunikasi adalah kunci utama dalam penyampaian informasi atau pengetahuan. Pendidik yang berkualitas harus mempunyai kemampuan berkomunikasi yang baik.  Kemampuan ini harus kita kembangkan, kelak kita akan menjadi guru SD dan setiap hari harus menyampaikan materi di depan kelas, jika kita tidak mempunyai keterampilan berbahasa yang baik, pasti kita akan menjadi grogi, hal ini akan mempengaruhi pesan yang kita sampaikan tidak tertransfer dengan baik. Ketidakpercayaan diri itu dipengaruhi oleh sejauh mana seseorang mempersiapkan dirinya untuk tampil di depan publik. Untuk dapat berbicara dengan baik diperlukan strategi dan persiapan yang matang.


           






RUMUSAN MASALAH
1.      Mengapa keterampilan berbicara penting bagi mahasiswa PGSD?
2.      Mengapa keterampilan menyimak penting bagi mahasiswa PGSD?




















LANDASAN TEORI
A.    Keterampilan
Keterampilan pasti dimiliki oleh setiap manusia, hal ini dapat dikembangkan dengan selalu berlatih dan mencoba. Untuk menuju suatu keterampilan yang sempurna membutuhkan proses. Ketika berproses sangat dipengaruhi oleh diri kita sendiri serta lingkungan sekitar yang mendukung bagi perkembangannya.
            Keterampilan adalah bakat yang ada di dalam diri manusia. Keterampilan itu bermacam-macam diantaranya keterampilan berbahasa, keterampilan musik, ketermpilan kinestetik. Di dalam diri manusia pasti memiliki salah satu keterampilan ini, keterampilan in harus kita kembangkan supaya dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri, dan orang lain.

A.    Berbicara dan menyimak
                 Kita sebagai calon guru harus mampu menguasai Public Speaking. Hal ini sangat wajib dikuasai, sebab sangat mendasari atau kunci kesuksesan kita menyampaikan pembelajaran dikelas. Kejelasan guru berbicara akan sangat berpengaruh pada proses menyimak anak dan perkembangan berpikirnya. Didalam kelas guru sebagai model, apa yang diucapkan dan dilakukan guru akan ditiru oleh anak, sebab anak masih dalam tahap meniru.
                             Ketika berbicara, guru harus selektif dalam pemilihan kata dan mempersiapkan materi pelajaran dengan baik. Jika tidak mempersiapkan materi pelajaran dengan baik maka guru akan kesulitan dan berdampak pada proses meyimak anak. Dalam hal ini keterampilan berbicara saling berkaitan dengan keterampilan menyimak, karena satu sama lain saling mempengaruhi.
1.       Berbicara merupakan instrumen yang mengungkapkan kepada penyimak hampir pembicaraannya maupun para penyimaknya;apakah dia bersikap tenang serta dapat menyesuikan diri atau tidak ,pada saa dia mengkomunikasikan gagasan-gagasannya;dan apakah dia waspada serta antusias atau tidak. ( Mulgrave,1954:3-4 )

2.       Menyimak merupakan kegiatan komunikasi dua arah secara langsung, merupakan komunikasi tatap muka atau face to face communication (Brooks, 1964:134 dalam buku “Menyimak Sebagai Suatu Ketrampilan Berbahasa” ,Prof.DR.Henry Guntur Tarigan).
PEMBAHASAN
A.    Pentingnya keterampilan berbicara bagi mahasiswa PGSD
Berbicara merupakan bagian dari dari ketrampilan berbahasa. Sangatlah penting keterampilan berbicara bagi mahasiswa PGSD sebab kita dituntut harus dapat berbicara yang baik,serta dapat memberikan pengaruh yang positif bagi siswa.
Untuk dapat berbicara didepan kelas yang menarik dan dapat memberikan pengaruh bagi pendengar ( siswa ), diperlukan teknik-teknik antara lain:
1.      Pembukaan yang menarik
Pembukaan adalah hal utama dan pertama yang harus dilakukan , artinya hal itu dapat mempengaruhi pandangan siswa terhadap guru selama berbicara. Sesingkat apapun waktu, pembukaan tetaplah harus penuh kehangatan dan semangat. Pembukaan dapat dilakukan dengan sebuah ilustrasi atau cerita yang sedang update, tetapi relevan dengan topik pembicaraan. Saat menyampaikannya, tunjukkan wajah yang bersahabat, ramah, riang.
1.      Gunakan  cerita lucu
Humor dapat menjadi awal yang efektif untuk mencari perhatian para pendengar. Bahan-bahan cerita lucu sangat luas, karena dapat diambil dari berbagai cerita, kasus sehari-hari, gambar iklan TV, dan sebagainya. Humor sangat diperlukan karena humor digunakan untuk mencairkan suasana supaya siswa tidak bosan ataupun mengantuk.

2.      Latih bicara dengan bercakap-cakap dengan teman-teman Anda
Menurut kami hal ini sangat baik untuk melatih cara kita berbicara, dapat juga berlatih dengan cara kita saling berbicara lewat telpon, atupun berlatih di depan cermin.

3.      Ketahui lebih banyak mengenai topik yang akan dibicarakan
Menurut kami hal ini patut untuk dipelajari, karena apabila kita tidak mempelajari topik yang akan dibicarakan terlebih dahulu maka kita akan kebinggungan ketika akan menyampaikan topik yang akan kita bicarakan.


B.     Pentingnya keterampilan menyimak bagi mahasiswa PGSD
Menyimak adalah salah satu keterampilan berbahasa yang sama pentingnya dengan keterampilan berbahasa lainnya yaitu berbicara, membaca dan menulis. Sangatlah penting keterampilan ini bagi mahasiswa PGSD, karena harus melihat serta mengawasi anak didiknya kelak untuk mencapai keefektifan dalam menyimak.
Dengan menyimak seseorang akan mendapat sebuah informasi yang bahkan belum mereka dapatkan sebelumnya.Tugas seorang calon guru kelak dengan kemampuan bahasa yang dimilikinya adalah membimbing pertumbuhan berbahasa anak-anak didik mereka nanti. Berikut adalah tugas guru dalam usaha meningkatkan kemampuan bahasa (menyimak) anak didik:
1.      Persiapan dan perencanaan
Guru harus melakukan persiapan terhadap bahan-bahan yang diperlukan untuk pengajaran dan metode pengajaran yang baik akan menciptakan suasana belajar yang efektif.
2.      Mengenal dan menghargai perbedaan individual
Guru harus benar-benar mengenali karakter siswanya lebih dalam, karena tidak semua siswa memiliki karakter yang sama. Contohnya ada anak yang gemar memperhatikan dan anak yang kurang memperhatikan. Dengan mengetahui perbedaan-perbedaan tersebut, nantinya guru mampu mengkondisikan suasana kelas yang nyaman.
3.      Motivasi
Guru selalu memberi motivasi pada anak didiknya demi tercapainya keberhasilan akademis para siswa. Motivasi yang terbaik akan muncul ketika ada keselarasan tujuan antara siswa dan guru.
4.      Penguasaan bahan pengajaran
Ini yang paling penting, guru yang akan mengajar juga harus mengerti materi dan bahan yang akan diajarkan. Penguasaan materi oleh guru sangat mempengaruhi pemahaman siswa, jika guru tidak menguasai maka siswa juga sulit untuk memahami materi.
5.      Teknik mengajar
Metode pengajaran yang digunakan juga mempengarui pemahaman siswa. Misal penggunaan alat-alat peraga, dengan cara seperti itu akan lebih menarik bagi siswa untuk menyimak.

6.      Suasana kelas
Guru harus bisa menciptakan suasana kelas yang nyaman dan mendukung bagi siswa untuk menyimak. Seperti pengaturan tempat duduk, tata cahaya itu sangat mempengaruhi siswa dalam menyimak. Guru benar-benar dituntut untuk bisa menciptakan suasana yang nyaman.





















KESIMPULAN

 Kepentingan akan kemampuan berbicara di depan umum sudah sangat mutlak. Kemampuan ini mendasari kesuksesan setiap orang diberbagai bidang. Seorang guru dengan perannya sebagai  pemberi pengaruh dan manfaat bagi siswanya dituntut untuk tampil meyakinkan. Semua perkataan, penampilan, dan perilakunya dapat saja menjadi inspirasi bagi para siswanya. Untuk itu, unsur motivasi komunikasi harus melekat dalam diri seorang guru guna menghindari kekhawatiran-kekhawatiran yang membuat siswa ragu dengan kemampuannya.
Ketenangan seorang seorang guru ketika berbicara ditentukan oleh kesempurnaan persiapannya. Maka, seorang guru akan mendapatkan kesuksesan apabila ia telah berhasil menjalankan strateginya dan menerapkan teknik-teknik berkomunikasi yang efektif.
Menyimak merupakan salah satu keterampilan dasar berbahasa, maka sangat penting bagi mahasiswa PGSD untuk mempelajarinya. Kegiatan menyimak sangat menentukan pemahaman dari apa yang didengar ataupun dibaca. Melalui menyimak kita bisa memperoleh sebuah informasi baru yang mungkin saja belum kita dengar sebelumnya.


















DAFTAR PUSTAKA
Sirait, Charles . 2007 . The Power Of Public Speaking. Jakarta:  PT gramedia Pustaka Utama.
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Berbicara. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menyimak. Bandung: Angkasa.

















3.       Public Speaking adalah “ Kombinasi antara  pengalaman, kemampuan diri anda, manajemen serta seni dalam berbicara di depan umum”.  (Charles Bonar Sirait). Dalam bukunya juga dituliskan “ Seni yang menggabungkan semua ilmu dan kemampuan yang dimiliki”.
4.       Berbicara merupakan instrumen yang mengungkapkan kepada penyimak hampir pembicaraannya maupun para penyimaknya;apakah dia bersikap tenang serta dapat menyesuikan diri atau tidak ,pada saa dia mengkomunikasikan gagasan-gagasannya;dan apakah dia waspada serta antusias atau tidak. ( Mulgrave,1954:3-4 )
5.       Menyimak merupakan kegiatan komunikasi dua arah secara langsung, merupakan komunikasi tatap muka atau face to face communication (Brooks, 1964:134 dalam buku “Menyimak Sebagai Suatu Ketrampilan Berbahasa” ,Prof.DR.Henry Guntur Tarigan).


0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda